Al-Qur'an Online ☪ 30 Juz 114 Surat 6236 Ayat

Bacaan Al Quran Online Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan Bahasa Indonesia. 30 Juz 114 Surat, 6236 Ayat

Qur'an Surat Al-Qadr

Al-Qadr

(القدر)
Kemuliaan
Surat ke: 97
Jumlah Ayat: 5
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
  1. اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ innā anzalnāhu fī lailatil-qadrSesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar[1593].
  2. وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗwa mā adrāka mā lailatul-qadrDan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
  3. لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗlailatul-qadri khairum min alfi syahrMalam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.
  4. تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛtanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amrPada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
  5. سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِsalāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajrSejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.
Teks Arab dan Terjemahan sesuai Surat Al-Qadr versi kemenag

Penjelasan

Ayat 1
[1593]. Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, karena pada malam itu permulaan turunnya Al Quran.

Asbabun Nuzul

Latar Belakang diturunkannya Surat Al-Qadr

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Nabi saw. bermimpi melihat Bani Umayyah menduduki dan menguasai mimbarnya setelah beliau wafat. Beliau merasa tidak senang karenanya. Maka turunlah S.108:1, dan S.97:1-5) untuk membesarkan hati beliau.
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim dan Ibnu Jarir yang bersumber dari al-Hasan bin Ali.)

Keterangan:

Al-Qasim al-Hirani menyatakan bahwa kerajaan Bani Umayyah itu ternyata berlangsung tidak lebih dan tidak kurang dari 1000 bulan. Menurut at-Tirmidzi, riwayat ini Gharib sedang al-Muzani dan Ibnu Katsir menyebutnya sangat munkar.

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw. pernah menyebut-nyebut seorang Bani Israil yang berjuang fii sabilillah menggunakan senjatanya selama seribu bulan terus menerus. Kaum muslimin mengagumi perjuangan orang tersebut. Maka allah menurunkan S.97:1-3, bahwa satu malam lailatul qadr lebih baik daripada perjuangan Bani Israil selama 1000 bulan.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan al-Wahidi yang bersumber dari Mujahid.)

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa di zaman Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang beribadah malam hari hingga pagi dan berjuang memerangi musuh pada siang harinya. Perbuatan itu dilakukan selama seribu bulan. Maka Allah menurunkan S.97:1-3 yang menegaskan bahwa satu malam lailatul qadr lebih baik daripada amal 1000 bulan Bani Isra'il tersebut.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Mujahid.)

Al-Qur'an online sumber referensi dari kemenag Republik Indonesia. Penulisan Transliterasi dari Arab ke latin berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebuayaan Republik Indonesia nomor 158 Tahun 1987, dan Penjelasan ayat dari Al-Qur'an digital versi 2.1 .