Al-Qur'an Online ☪ 30 Juz 114 Surat 6236 Ayat

Bacaan Al Quran Online Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan Bahasa Indonesia. 30 Juz 114 Surat, 6236 Ayat

Qur'an Surat Al-'Alaq

Al-'Alaq

(العلق)
Segumpal Darah
Surat ke: 96
Jumlah Ayat: 19
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
  1. اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚiqra` bismi rabbikallażī khalaqBacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
  2. خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚkhalaqal-insāna min 'alaqDia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
  3. اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙiqra` wa rabbukal-akramBacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,
  4. الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙallażī 'allama bil-qalamYang mengajar (manusia) dengan pena[1589].
  5. عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ'allamal-insāna mā lam ya'lamDia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
  6. كَلَّآ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَيَطْغٰىٓ ۙkallā innal-insāna layaṭgāSekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas, 📗
  7. اَنْ رَّاٰهُ اسْتَغْنٰىۗar ra`āhustagnāapabila melihat dirinya serba cukup.
  8. اِنَّ اِلٰى رَبِّكَ الرُّجْعٰىۗinna ilā rabbikar-ruj'āSungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).
  9. اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙa ra`aitallażī yan-hāBagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang? 📗
  10. عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ'abdan iżā ṣallāseorang hamba ketika dia melaksanakan salat[1590],
  11. اَرَاَيْتَ اِنْ كَانَ عَلَى الْهُدٰىٓۙa ra`aita ing kāna 'alal-hudābagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang salat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),
  12. اَوْ اَمَرَ بِالتَّقْوٰىۗau amara bit-taqwāatau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
  13. اَرَاَيْتَ اِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗa ra`aita ing każżaba wa tawallāBagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?
  14. اَلَمْ يَعْلَمْ بِاَنَّ اللّٰهَ يَرٰىۗa lam ya'lam bi`annallāha yarāTidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?
  15. كَلَّا لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ ەۙ لَنَسْفَعًاۢ بِالنَّاصِيَةِۙkallā la`il lam yantahi lanasfa'am bin-nāṣiyahSekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (ke dalam neraka)[1591],
  16. نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍۚnāṣiyating kāżibatin khāṭi`ahyaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.
  17. فَلْيَدْعُ نَادِيَهٗۙfalyad'u nādiyahMaka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), 📗
  18. سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَۙsanad'uz-zabāniyahKelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah, (penyiksa orang-orang yang berdosa),
  19. كَلَّاۗ لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ ۩kallā, lā tuṭi'hu wasjud waqtaribsekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).
Teks Arab dan Terjemahan sesuai Surat Al-'Alaq versi kemenag

Penjelasan

Ayat 4
[1589]. Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.
Ayat 10
[1590]. Yang dimaksud dengan orang yang hendak melarang itu ialah Abu Jahal, yang dilarang itu ialah Rasulullah sendiri. Akan tetapi usaha ini tidak berhasil karena Abu Jahal melihat sesuatu yang menakutkannya. Setelah Rasulullah selesai shalat disampaikan orang berita itu kepada Rasulullah. Kemudian Rasulullah mengatakan: "Kalau jadilah Abu Jahal berbuat demikian pasti dia akan dibinasakan oleh Malaikat."
Ayat 15
[1591]. Maksudnya: memasukkannya ke dalam neraka dengan menarik kepalanya.

Asbabun Nuzul

Latar Belakang diturunkannya Surat Al-'Alaq Ayat 6-8

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Abu Jahal pernah berkata: "Apakah Muhammad meletakkan mukanya ke tanah (sujud) di hadapan kamu?" Ketika itu orang membenarkannya. Selanjutnya Abu Jahal berkata: "Demi Lata dan 'Uzza, sekiranya aku melihatnya demikian, akan aku injak batang lehernya dan aku benamkan mukanya ke dalam tanah." Ayat ini (S.96:6-19) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari Abi Hurairah.)

Ayat 9-16

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika Rasulullah saw. sedang shalat, datanglah Abu Jahal melarang Nabi melakukannya. Ayat ini (S.69:9-16) turun berkenaan dengan peristiwa di atas sebagai ancaman kepada orang yang menghalang-halangi beribadat.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Abbas.)

Ayat 17-19

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ketika Nabi saw. sedang shalat, datanglah Abu Jahal berkata: "Bukankah aku telah melarang engkau berbuat begini (shalat)?" Ia pun dibentak oleh Nabi saw. Abu Jahal berkata: "Bukankah engkau tahu bahwa di sini tidak ada yang lebih banyak pengikutnya daripadaku?" Maka Allah menurunkan ayat ini (S.96:17-19) sebagai ancaman kepada orang-orang yang menghalang-halangi melakukan ibadat dan karena merasa banyak pengikutnya.
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan yang lainnya yang bersumber dari Ibnu Abbas. Menurut at-Tirmidzi, hadits ini hasan shahih.)

Al-Qur'an online sumber referensi dari kemenag Republik Indonesia. Penulisan Transliterasi dari Arab ke latin berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebuayaan Republik Indonesia nomor 158 Tahun 1987, dan Penjelasan ayat dari Al-Qur'an digital versi 2.1 .